|
No. |
Alur pembelajaran |
Pertanyaan Refleksi |
|
1 |
Mulai Dari Diri |
Apa yang Anda pikirkan tentang topik ini
sebelum memulai proses pembelajaran? Pada topik ini saya mempelajari mengenai penerapan Scaffolding yang sebelumnya sudha
disinggung pada topik 4. Pada topik sebelumnya, scaffolding yang saya pahami
adalah bantuan pada peserta didik yang kurang dalam pembelajaran namun
bantuan tersebut harus dikurnangi sedikit demi sedikit. |
|
2 |
Eksplorasi Konsep |
Apa yang Anda pelajari dari konsep yang
Anda pelajari dalam topik ini? Pada tahap ini saya
mempelajari lebih dalam mengenai scaffolding pada ZPD itu sendiri.
Scaffolding menitikberatkan proses interaksi yang dilakukan oleh orang dewasa
(guru atau orang tua) dan teman sebaya. Dalam interaksi orang dewasa dan
anak, terjadi proses imitasi yang dilakukan oleh seorang anak yang
berlangsung secara bertahap sehingga proses imitasi terinternalisasi dalam
perkembangan kognitif dan psikologis dan memungkinkan seorang anak untuk
menjadi lebih mandiri. Proses pemberian bantuan atau scaffolding juga
harus memperhatikan bagaimana masalah yang diselesaikan oleh anak dengan
bantuan orang dewasa dapat membantu perkembangan anak untuk melampaui
kemampuan yang dimiliki sehingga diperlukan kemampuan dasar yang kuat sebelum
seorang anak mendapatkan asistensi. |
|
3 |
Ruang Kolaborasi |
Apa yang Anda pelajari lebih lanjut
bersama dengan rekan-rekan Anda dalam ruang kolaborasi? Pada tahap ini, saya dan teman-teman kelompok
membahas mengenai penerapan scaffolding yang sudha pernah kami gunakan saat
mengajar. Bantuan media pembelajaran yang pernah diterapkan, bantuan
pendampingan kepada peserta diidk yang kurnag memahami materi, membantu
peserta diidk yang kebingungan dalam menjawab pertanyaan, dan sebagainya
merupakan bentu scaffolding telahkami terapkan di sekolah. |
|
4 |
Demonstrasi Kontekstual |
Apa hal penting yang Anda pelajari dari
proses demonstrasi kontekstual yang Anda jalani bersama kelompok (bisa
tentang materi, rekan, dan diri sendiri)? Pada tahap ini, kami membuat hasil pembahasan kami
ebrupa PPT yang akan dipresentasikan pada saat pertemuan bersama dosne dna
teman-teman kelas lainnya. |
|
5 |
Elaborasi Pemahaman |
Scaffolding dalam pembelajaran
di kelas merujuk pada dukungan terstruktur yang diberikan guru kepada siswa untuk
membantu mereka mempelajari materi atau keterampilan baru. Dukungan ini
bersifat sementara dan disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa, dengan
tujuan agar siswa dapat menjadi lebih mandiri dalam belajarnya. Guru
memberikan bantuan yang signifikan di awal pembelajaran, kemudian secara
bertahap mengurangi dukungan tersebut seiring dengan meningkatnya pemahaman
dan kemampuan siswa.
Hal-hal
yang ingin saya pelajari lebih lanjut adalah penerapan scaffolding pada
setiap perbedaan yang dimiliki oleh peserta didik. |
|
6 |
Koneksi Antar Materi |
Apa yang Anda pelajari dari koneksi antar
materi baik di dalam mata kuliah yang sama maupun dengan mata kuliah lain? Pada tahap ini, saya membuat mind mapping mengenai materi yang
telah saya pelajari yaitu mengenai scaffolding
dan penerapannya di sekolah. |
|
7 |
Aksi Nyata |
Menurut
saya manfaat dari mempelajari scaffolding
ini yaitu: -
Membantu
siswa memahami konsep yang kompleks dengan dukungan yang tepat. -
Mengurangi
rasa frustrasi dan meningkatkan kepercayaan diri siswa karena mereka merasa
mampu mengatasi tantangan. -
Secara
bertahap melepaskan dukungan sehingga siswa menjadi lebih mandiri dalam
belajar. -
Mendorong
siswa untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, dan membuat koneksi. -
Siswa
merasa aman untuk bertanya, mencoba, dan belajar dari kesalahan.
Kesiapan
yang saya miliki pada materi ini adalah 8. Hal tersebut dikarenakan saya
sudha memiliki seidkit bayangan mengenai schaffolding.
Selanjutnya, saya akan mencoba menerapkan ebbragai ebntu scaffolding dalam pembelajaran dikelas.
Menurut
saya hal yang perlu saya persiapkan lebih lanjut adalah ilmu-ilmu baru
mengenai jenis-jenis penerapan schaffolding yang cocok bagi peserta diidk dna
kondisikondisinya. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar